9-usa-israelThe Balfour Declaration

Sobat Aer tau ga awal mula berdirinya negera Israel, yang hingga kini menjajah bumi saudara kita di Palestina? Mo tauuum? Begini ni critanya, dismak ya,,, !

Tahun 1896 M, di Berlin Theodore Hertzel Arthur Balfour (saat itu menjabat sebagai sekretaris urusan luar negeri Inggris) menerbitkan sebuah buku berjudul Negara Yahudi yang berisi seruan agar orang Yahudi yang bertebaran di mana-mana bertemu. Maka pada 29 Oktober – 11 Nopember 1897, di kota Pall, Swiss, diselenggarakanlah Konferensi Zionisme Internasional pertama yang merekomendasikan berdirinya Negara Yahudi di Palestina.

Dalam rangka merebut pengaruh, Hertzel beraudiensi dengan Paus di Roma, dengan Kaisar Wilhelm di Jerman, dengan Ratu Victoria di Inggris, atau bahkan dengan Khalifah Islam di Istanbul.

Hertzel menemui Sultan Abdul Hamid II, Khalifah Islam saat itu. Mereka menawarkan harta berlimpah yang menggiurkan kepada sultan untuk negaranya dengan syarat mengijinkan bangsa Yahudi menetap di Yerussalem. Tawaran manis itu ditolak mentah-mentah oleh Sultan Abdul Hamid.

Balfour_portrait_and_declarationPada 2 November 1917 lahir apa yang disebut perjanjian Balfour yang menyatakan Inggris akan berusaha keras mewujudkan cita-cita berdirinya negara nasional Yahudi di Palestina. Perjanjian Balfour tersebut kemudian diperkuat oleh keputusan Majelis Umum PBB (dulu namanya masih LBB sobat) pada 24 Juli 1922 yang melegalisasi mandat Inggris atas Palestina. Setelah Khilafah Islam runtuh dan dibubarkan oleh Musthafa Kemal atas bantuan dan dukungan Inggris, dan diganti menjadi Republik Sekuler Turki pada 1924, kesempatan gerakan Zionis Yahudi semakin terbuka. Orang-orang Yahudi dari berbagai negara mulai bergerak menduduki Yerusalem (Al-Quds) pada tahun 1929. Pada tahun ini kaum Muslimin Palestina menyelenggarakan pertemuan besar untuk mendukung berdirinya Badan Pembela Masjid Al-Aqsha.

Bangsa-bangsa Arab menentang Deklarasi Balfour. Mereka khawatir bahwa pendirian negeri Yahudi bisa menjadi penaklukan atas warga Arab Palestina. Setelah Perang Dunia Pertama, populasi Yahudi di Palestina meningkat secara dramatis bersamaan dengan naiknya pula kekerasan Yahudi-Arab.

Tentangan dari bangsa-bangsa Arab dan gagalnya mendapat kompromi dari mereka membuat Inggris menunda keputusan atas masa depan Palestina. Bersamaan dengan itu pecah pula Perang Dunia Kedua, yang mengungkap pembantaian warga Yahudi di Eropa (Holocaust). Ini menjadi momentum bagi orang-orang Yahudi untuk mendesak pembentukan negara Israel di Timur Tengah, yang dikenal sebagai Zionisme.

Akhirnya mereka berhasil mendeklarasikan Negara Israel pada tahun 1948. Memang Deklarasi Balfour adalah latar belakang yang membuat Inggris mendukung penuh dan mengantarkan orang-orang Yahudi menuju cita-cita mereka menguasai Bumi Palestina. Namun kaum muslimin tidaklah berdiam diri, mereka berusaha sekuat tenaga untuk melawan pendudukan tanah Palestina oleh Zionis Israel, nyawapun berjatuhan. Tapi karena Israel mendapatkan dukungan dan bantuan dari Inggris dan bahkan akhirnya Amerika Serikat juga turut bersedia menjadi ‘ayah’ bagi negara Israel, perlawanan kaum muslimin mulai dari perang Arab Israel 1 tahun 1948 sampai sekarang belum juga bisa mengembalikan tanah mereka sebagai hak Muslim Palestina. Sebaliknya tanah kaum muslimin semakin berkurang. Israel secara terus menerus menduduki, merampas tanah, membunuh, memborbardir Palestina dengan senjata canggihnya. Sedangkan kaum Muslimin Palestina hanya bisa membalasnya dengan roket sederhana, ketapel, dan lemparan batu ke tank-tank mereka. Tahun ini saja perang antara keduanya menewaskan lebih dari 2000 warga Palestina dan hanya puluhan orang dari pihak Israel.

Mereka, warga palestina berkata, “Kami tidaklah berjuang untuk merebut kembali hak kami, lebih dari itu kami ingin mengembalikan Bumi Palestina ke pangkuan kaum muslimin seutuhnya. Tanah Palestina adalah tanah kaum muslimin, kebetulan kami yang dilahirkan disini sehingga kamilah yang mati-matian berjuang. Seandainya kalian yang dilahirkan disini tentulah kalian yang berjuang”. Waduh Sobat Aer, terenyuh hati ini, badan jadi gemeteran bacanya.

Kini kota mereka bener2 hancur sobat, banyak kaum muslim bahkan tidak sedikit orang2 kafir dari Amerika dan Eropa memberikan milyaran bantuannya. Mereka butuh makan, minum, susu bayi, obat-obatan, tim medis, material bangunan dls. Tapi nampaknya bantuan ga bisa masuk dengan mudah karena Israel sebagai preman yang menjadi pintu masuk menghalanginya.

Ya Allah Selamatkan saudara2 kami disana, lindungi mereka, dan jagalah BUMI PALESTINA sampai nanti ia akan benar2 kembali ke orang2 yang memperjuangkan agama-Mu. Amin. Wallahua’lam bisshwab

 

Advertisements