tumblr_lzzlkl6H9b1ro9fejo1_500Sobat muslim, tau gak klo pas masa keemasan Islam, sains maju banget! Banyak ilmuawan yang menghasilakan berbagai karya. Selain itu, berdiri perpustakaan yang tersebar di berbagai wilayah Islam, diantaranya:

a. Perpustakaan Khalifah Dinasti Fatimiyah di Kairo
Perpustakaan ini paling terkenal dan sangat menakjubkan karena isinya berupa mushaf-mushaf dan buku-buku yang sangat berharga. Jumlah seluruh buku yang ada di situ mencapai 2.000.000 (dua juta) eksemplar. Hal ini seperti yang diriwayatkan oleh banyak sejarawan.

b. Perpustakaan Darul Hikmah di Kairo

Perpustakaan ini didirikan oleh Al-Hakim Biamrillah dan mulai dibuka pada tanggal 10 Jumadil Akhir tahun 395 Hijriah, setelah dilengkapi perabotan dan hiasan. Pada semua pintu dan lorongnya dipasangi tirai. Di situ ditempatkan pula para penanggung jawab, karyawan dan petugas. Di situ dihimpun buku-buku yang belum pernah dihimpun oleh seorang raja pun. Perpustakaan itu mempunyai 40 lemari. Bahkan ada salah satu lemari yang memuat 18. 000 buku tentang ilmu-ilmu kuno. Semua orang boleh masuk ke situ. Di antara mereka ada yang datang untuk membaca buku, menyalin atau untuk belajar. Di situ terdapat segala yang diperlukan (tinta, pena, kertas dan tempat tinta).
 
c. Perpustakaan Baitul Hakam di Bagdad
Perputakaan ini didirikan oleh Harun ar Rasyid dan mencapai puncak kebesarannya pada masa Al-Ma`mun. Perpustakaan ini lebih menyerupai sebuah universitas yang di dalamnya terdapat buku-buku. Orang-orang berkumpul di situ, berdiskusi, muthala`ah dan menyalin buku. Di situ juga terdapat para penyalin dan penerjemah yang menerjemahkan buku-buku yang di peroleh Ar Rasyid dan Al- Ma`mun dalam penaklukan-penaklukan mereka di Ankara, Amuria dan Cyprus.
 
d. Perpustakaan Al-Hakam di Andulus
Perpustakaan ini sangat besar dan luas untuk ukuran di zamannya. Buku yang ada di situ sampai mencapai 400.000. Perpustakaan ini mempunyai katalog-katalog yang sangat teliti dan teratur sehingga sebuah katalog khusus diwan-diwan syi`ir yang ada di perpustakan itu mencapai 44 bagian. Di perpustakaan ini terdapat pula para penyalin buku yang cakap dan penjilid-penjilid buku yang mahir.
 
e. Perpustakaan Bani Ammar di Tripoli
Perpustakaan ini merupakan salah satu lambang keagungan dan kebesaran. Di situ terdapat 180 penyalin yang menyalin buku-buku. Mereka bekerja secara bergiliran siang dan malam supaya penyalinannya tidak terhenti.Bani Ammar sangat gemar melengkapi perpustakaan dengan buku-buku yang langka dan baru. Mereka mempekerjakan orang-orang pandai dan pedagang-pedagang untuk menjelajah negeri-negeri dan mengumpulkan buku-buku yang berfaedah dari negeri- negeri yang jauh dan dari wilayah-wilayah asing.
Subhanallah, betapa ilmu pengetahuan sangat dihargai dalam Islam hingga banyak kita jumpai perpustakaan dibangun.
 
Kehancuran Perpustakaan Dunia Islam
 
Ketika tentara Tatar menaklukkan Bagdad, yang pertama kali dihancurkan sebelum menghancurkan yang lain adalah perpustakaan. Tentara Tatar yang biadab melemparkan semua buku yang mereka dapatkan di perpustakaan-perpustakaan umum ke sungai Dajlah sehingga sungai itu penuh dengan buku-buku. Sampai-sampai seorang penunggang kuda bisa melintas di atasnya dari tepi ke tepi sungai. Air sungai tetap hitam pekat selama berbulan-bulan lantaran bercampur dengan tinta buku-buku yang ditenggelamkan ke situ.
 
Petaka serangan Salib juga telah membuat kita kehilangan perpustakaan-perputakaan paling berharga yang ada di Tripoli, Maarrah, Al-Quds, Ghazzah, Asqalan, dan kota-kota lainnya yang dihancurkan mereka. Salah seorang sejarawan menaksir tiga juta buku dimusnahkan tentara Salib di Tripoli. Ketika Andalusia (Spanyol) diserang, kita kehilangan perpustakaan-perpustakaan besar yang diceritakan sejarah dengan mencengangkan. Semua buku di bakar oleh pemeluk-pemeluk agama yang fanatik. Bahkan buku-buku yang dibakar dalam sehari di lapangan Granada ditaksir mencapi satu juta buku.
 
Demikian perbuatan orang-orang yang tidak suka dengan Islam. Mereka selalu berusaha menghancurkan peradaban Islam bahkan menutup-nutupi kemajuan sains hasil umat Islam. Mereka membalikkan opini bahwa bangsa merekalah yang maju. Sobat muslim, keep fight n study yach! Moga Islam jaya lagi ^_^
 
~ Edisi 4 / April 2008 ~
Advertisements