Sobat AeR mau nggk jadi pemuda sejati ??? mau dong. Pas banget nih sama judul bahasan kita kali ini…… yupsss  JPS, Jadilah Pemuda Sejati. Pemuda adalah organ penting dalam suatu jajaran masyarakat, jantung masyarakat. Bukan berlebihan dalam meng-kias-kan, tapi inilah faktanya. Ketika pemuda di suatu masyarakat cerdas-cerdas, masyarakatnya akan cerdas. Ketika pemuda di suatu masyarakat ahli ilmu, masyarakatnya akan ahli ilmu. Ketika pemuda di suatu masyarakat pemabuk, masyarakatnya akan jadi pemabuk. Generasi muda adalah penentu masa depan masyarakat, negara dan agamanya. Tapi, ini tidak akan mudah, karena kita (kaum muslim) jadi incaran mereka.

#GF, Nama Senjata Itu

GF telah “memakan” banyak korban dan menyerang di berbagai tempat; dalam dunia artis, dunia jas (orang-orang berpakaian jas), dunia kampus, dunia putih abu-abu, dunia pinkers (remaja cewe), dunia boneka barbie (anak-anak cewe), dan dunia mainan (anak-anak cowo). Artinya, semua kalangan terkena dampak senjata GF ini. Apa dampaknya? Kelebihan uang bukan di sedekahkan, malah buat beli yang tidak-tidak untuk berfoya-foya, dana masyarakat disimpan dalam kantong pribadinya, 3F (fun food fashion) bahkan medsos termasuk dalam lingkaran fun (kesenangan yang menipu), Couple before akad (pacaran), pergaulan bebas yang berujung kawin sebelum SAH dan perkawinannya bergelar MBA married by accident. Kalau tidak ke pelaminan pilhannya aborsi. Bukankah akhir-akhir ini kita banyak mendengar atau membaca hal itu? Lalu siapa GF? GF adalah ghazwul fikr atau perang pemikiran, yang di pelopori kaum yang benci akan Islam. Mereka memahami betul bahwa pemuda adalah ujung tombak kemajuan suatu masyarakat, negara dan agama. Maka berbagai cara mereka lakukan agar umat Islam jauh dari Islam-nya. Dalam ayat disebutkan siapa mereka, (”Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka,..”) dan ingat sekali lagi target mereka adalah pemuda pemudi harapan bangsa.

#Ternyata Tujuan GF

Inilah tujuan akhir perang pemikiran (dalam jangka pendek); a. pelarutan kepribadian (tidak bangga dengan identitas muslim), b. dekadensi akhlak (pemerosotan moral), c. Roll of fact memutar balikkan fakta, yang jahat dibilang baik, yang baik malah asing, d. pelucutan akidah dalam arti tidak masalah secara identitas agamanya Islam tapi perilaku sehari-harinya jauh dari tuntunan Islam. Apakah mereka berhasil? Tentu saja, tapi tidak 100 persen. Karena kita masih punya kalian, iya kalian. Yang insyaallah akan tetap pada posisi iman. [lakukan sesuatu, buatlah diri kalian berarti, untuk ibu untuk keluarga untuk tetangga untuk agama] Rasulullah bersabda: “Manfaatkan yang lima sebelum datang yang lima; masa mudamu sebelum datang masa tuamu, masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, masa hidupmu sebelum datang masa matimu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.” (Al Hadits).

#Pesan Imam Hasan Al Bana

Untuk pemuda muslim sejati, agar menjadi pemuda muslim sejati maka milikilah:

  1. Akhlak yang kuat (Strong Character)

Contohnya: menebarkan salam, menepati janji, menjaga adab pergaulan islami, selalu berprasangka baik (khusnudzon), menundukkan pandangan pada lawan jenis, bersikap baik terhadap lingkungan, tidak takabur (sombong), menyayangi yang muda dan menghormati yang tua, berbakti pada orang tua (birrul walidain), dsb.

  1. Jasad yang kuat (Pyhsical Power)

Contohnya: rutin berolahraga, tidak merokok, menjaga kebersihan, dsb. “Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah.” (Al Hadits)

  1. Wawasan yang luas (Thinking Brilliantly)

Contohnya: mengetahui dan memahami kisah rasul dan para sahabat, memahami urgensi dakwah, memahami pentingnya menuntut ilmu, memahami peran pemuda sebagai pilar Islam, dsb.

  1. Bermanfaat bagi sesama (Giving Contribution)

“Keberadaannya akan menjadi kebahagiaan bagi orang lain dan ketiadaannya akan menjadi kerinduan bagi yang lain”.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya” (Al Hadits).

Ayo, sobat AeR, dari hal yang kecil dan dari diri sendiri serta dengan azzam yang kuat, ikhtiar terus-menerus serta doa yang tanpa putus, kita mulai memperbaiki akhlaq kita. Menuju pemuda muslim sejati sejati semata-mata untuk beribadah kepada Allah. Dan sekali lagi kenapa harus pemuda? Karena pemuda merupakan Agent of change (agen perubahan) yang paling besar dari sebuah peradaban. Wallahua’lam bisshowab.

Advertisements